Beberapa perangkat PC atau Notebook yang support UEFI Boot memiliki BIOS yang writeable untuk ditulis entry manual via Shell atau otomatis Detect. Namun ada juga yang tidak demikian bahkan lebih parah dari BIOS sendiri memiliki prioritas untuk entry tertentu. Yang dimaksud dengan prioritas adalah bila dalam sebuah storage sama sekali tidak terdapat entry selain Windows atau Linux maka system baru akan membaca boot entry selain OS tersebut (contoh bootloader Clover). Tapi bila ada boot entry Windows atau Linux dalam storage tersebut maka dia tidak akan mau membaca boot entry lain selain Windows atau Linux. Singkatnya begini, dalam BIOS tidak ada pengaturan add entry manual untuk mengarahkan ke File Boot (bootmgfw.efi for Windows atau CLOVERX64.efi for Clover), dan di BIOS hanya ada system priority boot untuk Device (Flashdisk, Harddisk atau DVD-RW) bukan system boot priority untuk entry boot (Windows Boot Manager. macOS, manual path to entry file boot).
Terus bagaimana mengakalinya??? Baiklah simak langkah langkah tutorial berikut. Tutor berikut akan saya buat dalam 2 mode. Yaitu memfix-kan dari Windows dan dari macOS (otomatis boot dari FD external yang ada bootloadernya dan berisi configurasi hackintoh mu).
NOTE : Tutorial ini untuk storage yang telah diinstall CLOVER BOOTLOADER sebelumnya tapi setelah diinstall windows menjadi tidak bisa boot ke CLOVER lagi, tapi langsung boot ke Windows. Kalau storage nya belum diinstall CLOVER BOOTLOADER ya sampai Kucing ada tanduk juga ngk akan bisa boot ke CLOVER BOOTLOADER nya.

















